Minggu, 28 Juni 2015
Fanfiction : Annyeong Sehun (New ver)
Title : Annyeong, Sehun
Author : Shafa Salzabila Meidita
Rating : PG
Genre : Sad, friendship
Length : One Shot
Main Cast
1. Luhan
2. Sehun
3. Member EXO
Keluarga, satu kata yang sangat bermakna. Mereka yang selalu ada bersamaku selama ini, yang selalu membantuku disaat kesulitan, yang mau menerimaku apa adanya, yang selalu mendengarkan ceritaku disaat orang lain tidak mau mendengarkannya. Apakah.. apakah aku sanggup pergi meninggalkannya? tak melihat mereka lagi? tak bersama mereka lagi? Apakah aku sanggup?....
*backstage*
"Hyung?" tanya seorang pria tampan, tinggi, putih dan merupakan member termuda di grupnya itu.
Sama sekali tidak menanggapi pertanyaan pria itu dan berbicara kepada Xiumin, "Xiumin, pakaikan dasi ini untukku."
"Huh? baiklah.." jawab Xiumin kebingungan
"Hyung?" Sehun memanggil lagi
Luhan berterima kasih kepada Xiumin dan berkata "Gomawo Xiumin"
"Oke" jawab Xiumin
"Luhan hyung." Sehun memanggil Luhan lagi dan lagi
"Apakah rambutku terlihat berantakan?" Luhan terus mengabaikan Sehun dan malah bertanya kepada Suho
"Aniyeo, masih terlihat rapih. bagaimana dengan rambutku?" tanya suho balik
"Luhan hyung!" Sehun mulai kesal dan mencoba memanggil Luhan lagi.
Luhan mengabaikan Sehun, bahkan dia tidak menatapnya sama sekali dan menjawab pertanyaan Suho "Rapih, seperti biasanya. masih terlihat tampan" sambil tersenyum dengan sangat manis
"Haish, kau ini.." suho tersipu malu mendengar perkataan luhan
"Luhan hyung, apakah aku membuat kesalahan? mengapa kau mengabaikan ku?" tanya sehun kesal karena luhan terus mengabaikannya
"Kajja kita naik ke panggung d.o-yaa" Luhan tidak menanggapi pertanyaan Sehun dan menarik tangan D.O
"Kajja" jawab D.O
EXO fighting!!
"Mianhaeyo Sehun-ah" jerit Luhan didalam hatinya sambil menahan tangis saat berjalan menuju panggung
Konser berjalan dengan lancar dan sangat menyenangkan. Namun, selama menyanyikan lagu moonlight, Luhan tidak bisa lagi menahan tangisnya, air matanya jatuh membasahi pipinya. Yang ada di pikirannya saat itu adalah dia tidak sanggup meninggalkan semuanya begitu saja, tapi rasa sakit yang dirasanya sudah tidak bisa tertahan lagi, dia terus bergelut dengan pikirannya.....
--------
konser yang dilaksanakan di beijing ini sudah selesai, huh rasanya lega sekali aku bisa ikut dalam konser sampai selesai. Tapi, apakah.. konser selanjutnya akan demikian? ah entahlah.. Aku selalu ingin ada dalam konser sampai hari tua ku bersama yang lainnya. Tapi, kesehatanku.... Haish jinjja! aku bahkan tidak bisa melihat wajah sehun saat konser. Mianhaeyo sehun-ah, aku tidak bermaksud mengabaikanmu, aku hanya tidak sanggup untuk melihat wajahmu saat itu. Aku takut, aku hanya takut kehilanganmu, aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Tapi aku mohon, sekali saja.. sekali ini saja aku ingin melihatmu..
"Kajja kita minum bubble tea" ajak Luhan kepada Sehun secara tiba-tiba
"Mwo? wah tumben sekali hyung kau mengajakku minum bubble tea.. biasanya kan aku yang mengajak mu duluan" jawab Sehun bingung
"Sudahlah , kajja. Aku yang bayar"
"Jinjja? wah tidak seperti biasanya.. janji ya kau yang bayar.."
"Iya, ayo kita berangkat sekarang. nanti keburu malam"
"Oke hyung, kajja!"
"Cepat hun...." meninggalkan Sehun yang sedang memakai sepatu
"Tunggu sebentar lagi hyung.." sambil menalikan tali sepatunya
"ayo hun cepattt..." terus berjalan meninggalkan Sehun
"Hyung tunggu, jangan terlalu cepat jalannya" teriak Sehun sambil berlari menghampiri Luhan
"Kajja kita masuk, rasa apa hun?" tanya luhan
"Green tea!" menunjuk bubble tea rasa green tea di daftar menu
"Oke, green tea 2!" memanggil pelayan dan memesan dua bubble tea rasa green tea
"Sebenarnya ada apa hyung? sepertinya ada yang aneh.. Kemarin hyung mengabaikanku, sekarang malah mentraktirku beli bubble tea" tanya Sehun keheranan
" Tidak ada apa-apa kok.. aneh? Apanya yang aneh?" jawab Luhan sambil tersenyum dengan sangat manis ke arah Sehun.
"Jinjja? Yasudah.. mungkin hanya perasaanku saja" membalas senyuman Luhan
"Nah ini dia, ayo cepat habiskan hun!" Seru Luhan pada saat bubble tea sudah datang
"Ayo kita lomba.." ajak Sehun
"Ayo, siapa takut! 1.. 2.. 3 mulai!!" seru Luhan sambil bersiap meminum bubble tea nya
"sruut.. sruut.." Sehun meminum bubble tea dengan cepat
"sruut.. sruut.." Luhan juga mulai meminum bubble tea nya dengan cepat. Namun di tengah-tengah perlombaan meminum bubble tea tersebut, Luhan sejenak berpikir..
"Apakah aku sanggup? Apakah semua ini harus ku lakukan? Apakah tidak ada jalan lain? Apakah aku tidak bisa lebih lama dengan semua member terutama dengan seseorang di depan ku ini? Ah aku sungguh tidak bisa! Apa yang harus aku lakukan?
Apakah aku akan jadi orang yang paling egois jika aku meninggalkan mereka semua? apakah semua akan baik-baik saja ketika aku pergi? haish jinjja, aku sungguh tak tahu, aku sungguh
"Hyung" panggil Sehun
"tak bisa ah ak.."
"Hyung!" sentak Sehun menghentikan lamunan Luhan
"Huh? " Luhan tercengang kebingungan
"Yaaak hyung!! apa yang sedang kau pikirkan? tadi katanya kita berlomba, dan aku pemenangnya. lihat ini hyung!" teriak Sehun sambil menunjukkan gelas bubble tea nya yang sudah kosong
"Ah, kerja baguss.." Luhan mengelus rambut Sehun sambil tersenyum dihadapannya dengan manis
"Hyung(?)" Sehun kebingungan melihat kelakuan Luhan yang menurutnya semakin aneh saja
"Kajja kita pergi dari sini" ajak Luhan sambil bersiap untuk pergi
"Mau kemana kita hyung? ini sudah jam 11.00 malam" jawab Sehun kebingungan
"Kajja kita ke sungai Han!" ajak Luhan
Arti sungai Han?
hmm.. tempat itu terlalu banyak menyimpan kenangan untukku.. Tapi, mungkin.. ini terakhir kalinya aku pergi ke sungai han bersama seseorang didepan ku ini.
Apa sebenarnya yang aku inginkan?
Ya..yang kuinginkan saat ini adalah menghabiskan waktu bersamanya. awalnya aku sempat berfikir bahwa aku harus menjauhinya sebelum aku pergi agar dia tidak merasa terluka. dan aku sudah mencobanya, aku mengabaikannya saat di konser tapi tetap tidak bisa. setidaknya aku ingin melihat dia tersenyum dan tertawa dihadapanku untuk terakhir kalinya..
----
"Kajja kita pergi ke sungai han!" ajak Luhan
"Mwo? Sungai Han? mau apa kita kesana hyung?" tanya sehun
"Ayo ikut saja tidak usah banyak tanya." Luhan merangkul leher Sehun dengan tangan kanannya dan menariknya
*di sungai han*
"Sebenarnya mau apa kita disini hyung?" Sehun kebingungan. dia terus berfikir kenapa tingkah luhan sangat aneh saat ini.
"Mari kita duduk disana.." Luhan menunjuk suatu tempat dipinggir sungai han dibawah pancaran sinar bulan dan bintang-bintang
"Oke" Sehun mengangguk dan duduk di tempat itu
"Biasanya kita datang kesini dengan member lainnya untuk bersepeda.. tapi karena hari ini kita tidak menyiapkan apapun, mari kita duduk saja disini.." Luhan berbicara sambil menatap ke arah Sehun dan tersenyum dengan sangat manis
"Iya.. baiklah" namun saat itu Sehun tidak menatap Luhan balik, dia sedang menatap bintang-bintang yang berkelip di langit sungai han malam itu.
"Sehun-ah... mianhae" Luhan mengalihkan pandangannya dari arah Sehun
"Untuk apa hyung?" Sehun yang masih belum mengerti dengan situasinya terus kebingungan karena tingkah Luhan yang aneh
"Entah.. Mianhae hun-ah" Air mata mulai menetes sedikit demi sedikit membasahi pipi luhan
"Yaaaa hyung! kau jangan membuatku bingung.." Sehun mulai kesal
"Mianhae hun-ah, jeongmal gomawo.." Air mata Luhan mengalir lebih deras. dia tidak berani menatap Sehun saat itu karena ia berusaha menyembunyikan tangisnya agar tidak diketahui Sehun
"Hyung...? ada apa?" Sehun berbicara dengan sangat lembut kepada Luhan dan mulai merasa kalau ada yang tidak beres
Luhan menghapus air mata yang membasahi pipinya lalu menatap Sehun dan berkata "Ah tidak ada apa-apa. mari kita pulang, sudah hampir jam 1 sekarang." Luhan pun berdiri dan langsung bergegas pulang.
Sehun menarik tangan Luhan dan berkata "Hyung-ah tunggu dulu. jelaskan dulu semuanya padaku, baru kita pulang. jebal?" Sehun memohon kepada Luhan
"Jelaskan apa? Aku hanya sedang ingin meminta maaf saja kepadamu" Luhan tersenyum dengan sangat manis dengan mata yang berkaca-kaca. Namun, Sehun tidak dapat melihat ekspresinya dengan jelas karena sudah sangat malam
"Jinjja?" tanya Sehun dengan wajah tidak percaya
"nae.." Luhan mengangguk
"Jinjja..?" Tanya Sehun lagi memastikan bahwa semuanya baik-baik saja
"nae uri sehuniiiiie, kajja kita pulang kita juga kan perlu tidur" jawab Luhan
"Oke.." Sebenarnya Sehun masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Luhan, namun Sehun juga mulai ngantu dan bergegas pulang bersama Luhan
*di dorm*
"Akhirnya kita sampai juga hyung. aigoo sudah hampir pagi, member yang lain sudah tertidur lelap dan aku pun mau tidur juga ah" Sehun masuk ke kamar
"Jaljja Sehuniie" bisik Luhan sambil melambaikan tangannya ke arah kamar Sehun
Sehun mengintip keluar kamar dan berkata "Ngomong-ngomong, tadi jalan-jalan yang sangat menyenangkan. Kapan-kapan mari kita lakukan lagi hyung, dan jangan lupa untu mentraktirku lagi ya. hehe" Sehun tersenyum dengan sangat manis dan penuh ketulusan ke arah Luhan
"Sudahlah tidur sana anak kecil!" sentak Luhan setengah bercanda
"Hehe.. okedeh, jaljja hyung." Sehun tersenyum
Matahari mulai terbit menyinari jendela kamar Sehun, tapi dia tetap tertidur pulas karena dia merasa sangat ngantuk setelah jalan-jalan bersama Luhan. sementara member lainnya sudah bangun, Sehun baru bangun pukul 10.00 pagi.
Sehun menguap dan berkata "Woah sudah pagi" sambil berjalan setengah sadar keluar kamar. "Ada apa ini hyung? tumben sekalisemuanya berkumpul di pagi hari?" Sehun menghampiri semua hyung nya yang sedang berkumpul di ruang tamu
"..." member lainnya tidak menjawab pertanyaan Sehun dan bahkan tidak menatap Sehun sama sekali sambil menahan sedihnya
"Hyung-ah ada apa ini? Mengapa semuanya diam? bukankah ini masih pagi? kok semuanya terlihat sedih begini? hyung jawab aku, mengapa aku tidak diberi tahu? Apakah ini mengenai konser? apa konser kita dibatalkan?" Sehun bingung sekaligus kesal karena dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi saat ini
"Aniyeo Sehun-ah, ini buka tentang konser" jawab Suho
"Terus ada apa ini? hyung jebal beritahu aku?" Sehun memohon kepada Suho karena dia sudah tidak tahan dengan semua kebingungan ini
"Baca ini" Chen menyodorkan sebuah amplop putih yang berisi surat
"Apa ini?" Sehun semakin bingung melihat amplop itu
"Baca saja" jawab Baekhyun mewakili member lainnya
Sehun membuka amplop tersebut dan mulai membaca surat yang ada di dalamnya
"Saat kalian membaca surat ini, mungkin aku sudah di perjalananku menuju China, aku akan pulang ke kampung halaman untuk menemui keluargaku dan mendapat perawatan disana. Maaf karena ini terlalu mendadak. Jaga kesehatan kalian semua, makan makanan yang sehat, jangan sampai jatuh sakit, tidur yang cukup, dan jangan membantah perintah Suho untuk meminum vitamin. Untuk Chanyeol dan Baekhyun, kalian berdua jangan menjahili D.O terus menerus karena nanti kalian akan kena pukul, untuk Chen jangan lupa untuk tetap berlatih vokal dan kembangkan bakat menyanyimu itu. Dan Sehun-ah, mianhae.. maafkan aku karena mengabaikanmu saat itu. aku tidak bermaksud membuat mu sedih, aku hanya tidak bisa melihatmu saat itu karena aku takut, aku takut kehilangan mu, aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Terima kasih kau telah menemaniku seharian kemarin, mari kita lakuka lagi kapan-kapan hun-ah^^. Maafkan aku karena meninggalkan kalian semua, aku bingung, sangat bingung. aku sangat menyayangi kalian semua, tapi aku juga tidak isa mengesampingkan masalah kesehatanku ini. Selama ini aku berfikir, apakah aku harus meninggalkan kalian semua ? Mengapa ini semua terjadi padaku? Tapi aku taku punya pilihan lain, aku tidak bisa membebani kalian semua dengan kesehatanku ini. gomawo, mianhae, saranghae, member."
EXO Saranghaja!
Lu han
Sehun tidak percaya dengan apa yang dibacanya dan bertanya "Candaan acam apa ini? Hyung! jangan bercanda, ini tidak lucu. jelaskan semuanya padaku"
"Sehun-ah" Suho mencoba membujuk Sehun dan
"Ani.. aniyeo, Luhan hyung tidak mungkin meninggalkan aku begitu saja, tidak mungkin meninggalkan kita semua.. tidak, tidak mungkin!" air mata Sehun mengalir sangat deras membasahi pipinya, dia masih tidak percaya tentang surat yang ditulis Luhan. member lainnya pun tidak bisa menahan tangisnya, dan suasana sedih menyelimuti dorm saat itu.
Aku harap ini semua hanya mimpi, aku selalu berharap begitu dan menunggumu untuk kembali setiap harinya . Namun, itulah yang terjadi. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, semoga kau sehat dan bahagia disana. Kami semua merindukanmu, Lu han.
END
Jumat, 19 Juni 2015
Fanfiction : Annyeong, Sehun
Enjoy reading my first fanfiction chingudeul^^
Author : Shafa Salzabila Meidita
Rating : PG
Genre : Sad, friendship
Length : One Shot
Main Cast
1. Luhan
2. Sehun
3. Member EXO
------
Keluarga, satu kata yang sangat bermakna. Mereka yang selalu ada bersamaku selama ini, yang selalu membantuku disaat kesulitan, yang mau menerimaku apa adanya, yang selalu mendengarkan ceritaku disaat orang lain tidak mau mendengarkannya. Apakah.. apakah aku sanggup pergi meninggalkannya? tak melihat mereka lagi? tak bersama mereka lagi? Apakah aku sanggup?....
------
*backstage*
Sehun: Hyung
Luhan: Xiumin, pakaikan dasi ini untukku
Xiumin: Huh? Baiklah..
Sehun: Hyung
Luhan: Gomawo Xiumin
Xiumin: Oke
Sehun: Luhan hyung
Luhan: *mengabaikan sehun dan bertanya kepada suho* Apakah rambutku terlihat berantakan?
Suho: Aniyeo, masih rapi. Bagaimana dengan rambutku?
Sehun: Luhan hyung
Luhan: Rapi, seperti biasanya. Masih terlihat tampan.
Suho: Haish, kau ini *tersipu malu*
Sehun: Luhan hyung, apakah aku membuat kesalahan? Mengapa kau mengabaikan ku?
Luhan: Kajja kita naik ke panggung d.o ya
D.o: Kajja..
Exo fighting!!
Luhan: *berjalan menuju panggung* Mianhaeyo Sehun-ah *tears*
Selama menyanyikan lagu moonlight, luhan tidak bisa lagi menahan tangisnya, air matanya jatuh membasahi pipinya. Yang ada di pikirannya saat itu adalah dia tidak sanggup meninggalkan semuanya begitu saja, tapi rasa sakit yang dirasanya sudah tidak bisa tertahan lagi, dia terus bergelut dengan pikirannya.....
-----
konser yang dilaksanakan di beijing ini sudah selesai, huh rasanya lega sekali aku bisa ikut dalam konser sampai selesai. Tapi, apakah.. konser selanjutnya akan demikian? ah entahlah.. Aku selalu ingin ada dalam konser sampai hari tua ku bersama yang lainnya. Tapi, kesehatanku.... Haish jinjja! aku bahkan tidak bisa melihat wajah sehun saat konser. Mianhaeyo sehun-ah, aku tidak bermaksud mengabaikanmu, aku hanya tidak sanggup untuk melihat wajahmu saat itu. Aku takut, aku hanya takut kehilanganmu, aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Tapi aku mohon, sekali saja.. sekali ini saja aku ingin melihatmu..
-----
-----
konser yang dilaksanakan di beijing ini sudah selesai, huh rasanya lega sekali aku bisa ikut dalam konser sampai selesai. Tapi, apakah.. konser selanjutnya akan demikian? ah entahlah.. Aku selalu ingin ada dalam konser sampai hari tua ku bersama yang lainnya. Tapi, kesehatanku.... Haish jinjja! aku bahkan tidak bisa melihat wajah sehun saat konser. Mianhaeyo sehun-ah, aku tidak bermaksud mengabaikanmu, aku hanya tidak sanggup untuk melihat wajahmu saat itu. Aku takut, aku hanya takut kehilanganmu, aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Tapi aku mohon, sekali saja.. sekali ini saja aku ingin melihatmu..
-----
Luhan: kajja kita minum buble tea
Sehun: mwo? Wah tumben kau mengajakku hyung, kan biasanya aku yang mengajakmu duluan
Luhan: sudahlah, kajja. Aku yang bayar
Sehun: jinjja? Wah tidak seperti biasanya, janji ya kau yang bayar hyung?
Luhan: iya, ayo kita berangkat sekarang. Nanti keburu larut malam
Sehun: oke hyung kajja
Luhan: cepat hun....
Sehun: hyung!!! Jangan cepat cepaaaaat *berlari*
Luhan: ayo hun cepatt
Sehun: hyung jangan terlalu cepat -_-
Luhan: kajja kita masuk, rasa apa hun?
Sehun: green tea!
Luhan: oke, green tea 2!
Sehun: sebenarnya ada apa hyung? Sepertinya ada yang aneh. Kemarin hyung mengabaikanku, sekarang malah mentraktirku beli bubble tea?
Luhan: tidak ada apa2 kok. aneh? Apanya yang aneh? *sambil tersenyum dengan sangat manis*
Sehun: serius? Yasudah :)
Luhan: nah ini dia, ayo cepat habiskan hun!
Sehun: oke ayo kita lomba!
Luhan: ayo ! 1.. 2.. 3..
Sehun: *minum bubble tea dengan cepat* sruut sruut
Luhan: *minum bubble tea dengan cepat juga, namun ditengah2 sedang meminum, luhan terhenti dan sejenak berpikir*
"Apakah aku sanggup? Apakah semua ini harus ku lakukan? Apakah tidak ada jalan lain? Apakah aku tidak bisa lebih lama dengan semua member terutama dengan seseorang di depan ku ini? Ah aku sungguh tidak bisa! Apa yang harus aku lakukan?
Apakah aku akan jadi orang yang paling egois jika aku meninggalkan mereka semua? apakah semua akan baik-baik saja ketika aku pergi? haish jinjja, aku sungguh tak tahu, aku sungguh
Sehun: Hyung..
Luhan: tak bisa, ah ak
Sehun: Hyung!!
Luhan: *tercengang* huh?
Sehun: Yaa hyung!! apa yang sedang kau pikirkan?! tadi katanya kita berlomba, dan aku pemenangnya.. lihat nih hyung *menunjukkan gelas plastik bubble tea nya yang sudah kosong*
Luhan: ah kerja bagus *mengelus rambut sehun dengan tangan kanannya penuh kehangatan dan senyum yang sangat manis*
Sehun: hyung? *kebingungan*
Luhan: kajja kita pergi dari sini, kita jalan-jalan..
Sehun: Mau kemana kita? ini sudah jam 11 malam.
Luhan: kajja kita ke sungai han!
Sehun: mwo sungai han? mau apa kita kesana hyung?
Luhan: ayo ikut saja, tidak usah banyak tanya *merangkul leher luhan sambil menariknya*
----
Sehun: sebenarnya mau apa kita disini hyung? aku bingung, kau tidak memberitahuku sama sekali..
Luhan: mari kita duduk disana
Sehun: okee *duduk*
Luhan: biasanya kita datang kesini dengan member lain untuk bersepeda, tapi karena hari ini kita tidak mempersiapkan apapun, jadi mari kita duduk saja disini..
Sehun: baiklah.. *melihat langit malam yang dipenuhi bintang berkelip*
Luhan: Sehun-ah, mianhae..
Sehun: untuk apa?
Luhan: entah, mianhae hun-ah
Sehun: yaa hyung!! kau jangan membuatku bingung...
Luhan: mianhae hun-ah, jeongmal gomawo *secara tidak sadar, air mata luhan pun menetes secara perlahan*
Sehun: hyuuuung, ada apa?
Luhan: *menghapus air mata dari pipinya dan menatap sehun* ah tidak ada apa-apa, mari kita pulang, sudah hampir jam 1 malam sekarang *luhan pun berdiri dan langsung bergegas pulang*
Sehun: hyung-ah tunggu dulu, jelaskan dulu semuanya padaku, baru kita pulang. Jebal?
Luhan: jelaskan apa? Aku hanya sedang ingin meminta maaf saja kepadamu *tersenyum dengan sangat manis dengan mata yang berkaca-kaca, namun sehun tidak dapat melihat ekspresinya dengan jelas karena sudah sangat malam*
Sehun: jinjja?
Luhan: huh
Sehun: jinjja?
Luhan: nae uri sehunnieeee, kajja kita pulang. Kita juga kan perlu tidur
----
Sehun: akhirnya kita sampai juga di dorm hyung, aigoo sudah hampir pagi, member yang lain pun sudah tidur lelap. Aku pun mau tidur *masuk ke kamar*
Luhan: jaljja sehunie
Sehun: *mengintip ke luar kamar* ngomong-ngomong, tadi jalan-jalan yang sangat menyenangkan. Kapan-kapan mari kita lakukan lagi hyung, dan jangan lupa untuk mentraktirku lagi, hehe *tersenyum dengan sangat manis dan penuh ketulusan*
Luhan: sudahlah tidur sana anak kecil!
Sehun: hehe *menutup pintu*
-----
Sehun: *menguap* woah sudah pagi...*berjalan ke luar kamar dengan setengah sadar* Ada apa ini hyung? tumben sekali semuanya berkumpul di pagi hari *sambil mengusap matanya*
Member: *diam tanpa melihat ke arah sehun sedikit pun, sambil menahan rasa sedih yang tak bisa tertampung lagi*
Sehun: hyung-ah.. Ada apa ini? Mengapa aku tidak diberitahu? Mengapa semuanya terlihat sedih begini? Bukankah ini masih pagi? Ada apa ini sebenarnya? Apakah mengenai konser? Apakah konser kita dibatalkan?
Suho: aniyeo sehun-ah,
Sehun: terus apa ini? Ada apa?
Chen: baca ini.. *menyodorkan sebuah amplop putih yang berisi surat*
Sehun: apa ini?
Baekhyun: baca saja..
Sehun: *membuka amplop tersebut dan membaca surat nya*
" ketika kalian membaca surat ini, mungkin aku sudah diperjalanan menuju china, aku akan pulang ke kampung halaman untuk menemui keluarga ku dan mendapat perawatan disana. Maaf karena ini terlalu mendadak. Jaga kesehatan kalian semua, makan makanan yang sehat, jangan sampai jatuh sakit, tidur yang cukup, jangan lupa minum vitamin. Dan, Sehun-ah, mianhae, maafkan aku karena mengabaikanmu, aku tidak bermaksud membuat mu sedih, aku hanya tidak bisa melihatmu saat itu karena aku takut, aku takut kehilanganmu, aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Terima kasih kau telah menemaniku seharian kemarin, mari kita lakukan lagi kapan-kapan^^ .
Selama ini aku berfikir apakah aku harus meninggalkan kalian semua? Mengapa ini terjadi padaku? tapi aku tak punya pilihan lain, aku tidak bisa membebani kalian semua dengan kesehatanku ini. Gomawo, mianhae, saranghae, member."
Exo, saranghaja!!
Lu han
Sehun: *tidak percaya* Candaan macam apa ini? hyung! jangan bercanda. ini tidak lucu. jelaskan semuanya padaku..
Suho: Sehun-ah
Sehun: ani aniyeo, luhan hyung tidak mungkin meninggalkan ku begitu saja, tidak mungkin meninggalkan kita semua.. tidak, tidak mungkin!
*air mata sehun pun mengalir deras membasahi pipinya, dia masih tidak percaya tentang surat yang ditulis luhan. member lainnya pun tidak bisa menahan tangisnya dan suasana sedih menyelimuti dorm saat itu*
aku harap ini hanya mimpi, aku selalu berharap begitu dan menunggu mu untuk kembali setiap harinya. namun, itulah yang terjadi. aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, semoga kau sehat dan bahagia disana, kami semua merindukanmu, lu han.
END
thanks kak memes untuk koreksinya^^
Jangan lupa tinggalkan komen setelah membacanya ya^^ hope you'll like it. gomawo😁😊
Sehun: mwo? Wah tumben kau mengajakku hyung, kan biasanya aku yang mengajakmu duluan
Luhan: sudahlah, kajja. Aku yang bayar
Sehun: jinjja? Wah tidak seperti biasanya, janji ya kau yang bayar hyung?
Luhan: iya, ayo kita berangkat sekarang. Nanti keburu larut malam
Sehun: oke hyung kajja
Luhan: cepat hun....
Sehun: hyung!!! Jangan cepat cepaaaaat *berlari*
Luhan: ayo hun cepatt
Sehun: hyung jangan terlalu cepat -_-
Luhan: kajja kita masuk, rasa apa hun?
Sehun: green tea!
Luhan: oke, green tea 2!
Sehun: sebenarnya ada apa hyung? Sepertinya ada yang aneh. Kemarin hyung mengabaikanku, sekarang malah mentraktirku beli bubble tea?
Luhan: tidak ada apa2 kok. aneh? Apanya yang aneh? *sambil tersenyum dengan sangat manis*
Sehun: serius? Yasudah :)
Luhan: nah ini dia, ayo cepat habiskan hun!
Sehun: oke ayo kita lomba!
Luhan: ayo ! 1.. 2.. 3..
Sehun: *minum bubble tea dengan cepat* sruut sruut
Luhan: *minum bubble tea dengan cepat juga, namun ditengah2 sedang meminum, luhan terhenti dan sejenak berpikir*
"Apakah aku sanggup? Apakah semua ini harus ku lakukan? Apakah tidak ada jalan lain? Apakah aku tidak bisa lebih lama dengan semua member terutama dengan seseorang di depan ku ini? Ah aku sungguh tidak bisa! Apa yang harus aku lakukan?
Apakah aku akan jadi orang yang paling egois jika aku meninggalkan mereka semua? apakah semua akan baik-baik saja ketika aku pergi? haish jinjja, aku sungguh tak tahu, aku sungguh
Sehun: Hyung..
Luhan: tak bisa, ah ak
Sehun: Hyung!!
Luhan: *tercengang* huh?
Sehun: Yaa hyung!! apa yang sedang kau pikirkan?! tadi katanya kita berlomba, dan aku pemenangnya.. lihat nih hyung *menunjukkan gelas plastik bubble tea nya yang sudah kosong*
Luhan: ah kerja bagus *mengelus rambut sehun dengan tangan kanannya penuh kehangatan dan senyum yang sangat manis*
Sehun: hyung? *kebingungan*
Luhan: kajja kita pergi dari sini, kita jalan-jalan..
Sehun: Mau kemana kita? ini sudah jam 11 malam.
Luhan: kajja kita ke sungai han!
Sehun: mwo sungai han? mau apa kita kesana hyung?
Luhan: ayo ikut saja, tidak usah banyak tanya *merangkul leher luhan sambil menariknya*
----
Sehun: sebenarnya mau apa kita disini hyung? aku bingung, kau tidak memberitahuku sama sekali..
Luhan: mari kita duduk disana
Sehun: okee *duduk*
Luhan: biasanya kita datang kesini dengan member lain untuk bersepeda, tapi karena hari ini kita tidak mempersiapkan apapun, jadi mari kita duduk saja disini..
Sehun: baiklah.. *melihat langit malam yang dipenuhi bintang berkelip*
Luhan: Sehun-ah, mianhae..
Sehun: untuk apa?
Luhan: entah, mianhae hun-ah
Sehun: yaa hyung!! kau jangan membuatku bingung...
Luhan: mianhae hun-ah, jeongmal gomawo *secara tidak sadar, air mata luhan pun menetes secara perlahan*
Sehun: hyuuuung, ada apa?
Luhan: *menghapus air mata dari pipinya dan menatap sehun* ah tidak ada apa-apa, mari kita pulang, sudah hampir jam 1 malam sekarang *luhan pun berdiri dan langsung bergegas pulang*
Sehun: hyung-ah tunggu dulu, jelaskan dulu semuanya padaku, baru kita pulang. Jebal?
Luhan: jelaskan apa? Aku hanya sedang ingin meminta maaf saja kepadamu *tersenyum dengan sangat manis dengan mata yang berkaca-kaca, namun sehun tidak dapat melihat ekspresinya dengan jelas karena sudah sangat malam*
Sehun: jinjja?
Luhan: huh
Sehun: jinjja?
Luhan: nae uri sehunnieeee, kajja kita pulang. Kita juga kan perlu tidur
----
Sehun: akhirnya kita sampai juga di dorm hyung, aigoo sudah hampir pagi, member yang lain pun sudah tidur lelap. Aku pun mau tidur *masuk ke kamar*
Luhan: jaljja sehunie
Sehun: *mengintip ke luar kamar* ngomong-ngomong, tadi jalan-jalan yang sangat menyenangkan. Kapan-kapan mari kita lakukan lagi hyung, dan jangan lupa untuk mentraktirku lagi, hehe *tersenyum dengan sangat manis dan penuh ketulusan*
Luhan: sudahlah tidur sana anak kecil!
Sehun: hehe *menutup pintu*
-----
Sehun: *menguap* woah sudah pagi...*berjalan ke luar kamar dengan setengah sadar* Ada apa ini hyung? tumben sekali semuanya berkumpul di pagi hari *sambil mengusap matanya*
Member: *diam tanpa melihat ke arah sehun sedikit pun, sambil menahan rasa sedih yang tak bisa tertampung lagi*
Sehun: hyung-ah.. Ada apa ini? Mengapa aku tidak diberitahu? Mengapa semuanya terlihat sedih begini? Bukankah ini masih pagi? Ada apa ini sebenarnya? Apakah mengenai konser? Apakah konser kita dibatalkan?
Suho: aniyeo sehun-ah,
Sehun: terus apa ini? Ada apa?
Chen: baca ini.. *menyodorkan sebuah amplop putih yang berisi surat*
Sehun: apa ini?
Baekhyun: baca saja..
Sehun: *membuka amplop tersebut dan membaca surat nya*
" ketika kalian membaca surat ini, mungkin aku sudah diperjalanan menuju china, aku akan pulang ke kampung halaman untuk menemui keluarga ku dan mendapat perawatan disana. Maaf karena ini terlalu mendadak. Jaga kesehatan kalian semua, makan makanan yang sehat, jangan sampai jatuh sakit, tidur yang cukup, jangan lupa minum vitamin. Dan, Sehun-ah, mianhae, maafkan aku karena mengabaikanmu, aku tidak bermaksud membuat mu sedih, aku hanya tidak bisa melihatmu saat itu karena aku takut, aku takut kehilanganmu, aku takut tidak bisa meninggalkanmu. Terima kasih kau telah menemaniku seharian kemarin, mari kita lakukan lagi kapan-kapan^^ .
Selama ini aku berfikir apakah aku harus meninggalkan kalian semua? Mengapa ini terjadi padaku? tapi aku tak punya pilihan lain, aku tidak bisa membebani kalian semua dengan kesehatanku ini. Gomawo, mianhae, saranghae, member."
Exo, saranghaja!!
Lu han
Sehun: *tidak percaya* Candaan macam apa ini? hyung! jangan bercanda. ini tidak lucu. jelaskan semuanya padaku..
Suho: Sehun-ah
Sehun: ani aniyeo, luhan hyung tidak mungkin meninggalkan ku begitu saja, tidak mungkin meninggalkan kita semua.. tidak, tidak mungkin!
*air mata sehun pun mengalir deras membasahi pipinya, dia masih tidak percaya tentang surat yang ditulis luhan. member lainnya pun tidak bisa menahan tangisnya dan suasana sedih menyelimuti dorm saat itu*
aku harap ini hanya mimpi, aku selalu berharap begitu dan menunggu mu untuk kembali setiap harinya. namun, itulah yang terjadi. aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, semoga kau sehat dan bahagia disana, kami semua merindukanmu, lu han.
END
thanks kak memes untuk koreksinya^^
Jangan lupa tinggalkan komen setelah membacanya ya^^ hope you'll like it. gomawo😁😊
Langganan:
Komentar (Atom)

